Matched Third Party Content / Klaim Pihak Ketiga di Youtube

ADSENSE HERE!
Sudah lama saya tidak menulis sesuatu soal youtube. Hari ini waktu agak sedikit santai, jadi saya manfaatkan menulis sesuatu tentang youtube. Tulisan kali ini membahas soal "Mengenai Matched third party content / Klaim Pihak Ketiga di Youtube" .

Banyak pertanyaan selalu muncul dibenak kita. Apakah klaim pihak ketiga seperti itu berbahaya ? atau mungkin tidak berbahaya sama sekali ?
pertanyaan semacam ini sering saya jumpai di forum - forum yang berhubungan dengan youtube. beberapa grup youtube di Facebook membahas juga soal ini.

Kadang saya sedikit geli kalau melihat tulisan - tulisan atau pernyataan orang - orang bahwa "Matched third party content / Klaim Pihak Ketiga"  bisa membahayakan akun youtube kita.

Saya pernah menanyakan langsung ke si pemberi pernyataan tersebut,  " saya sudah berpengalaman dengan hal itu.Bahkan akun saya terdisable monetize gara-gara klaim pihak ketiga" begitu tuturnya.

 Saya pun semakin penasaran walaupun di dalam hati saya tersenyum polos.Saya menjawab singkat "oh gitu" , lalu saya tanyakan kembali "video jenis yang terkena klaim pihak ketiga dan membuat monetize kamu terdisable". Dengan lugas Ia menjawab " video musik,tv dan musik - musik daerah"
Sayapun hanya berguman kecil lalu menyudahi obrolan itu.

Pertanyaannya adalah apakah orang yang saya tanyakan itu sudah mengerti aturan hak cipta di youtube ? atau sang pemberi pernyataan tersebut benar - benar sudah mengalami hal buruk yang berhubungan dengan Matched third party content / Klaim Pihak Ketiga.


Untuk menjawab kegusaran dan keraguan dan pertanyaan dan pernyataan di atas,ijinkan saya membahas penjelasan klaim pihak ketiga di youtube dari kacamata pengguna premium account Youtube.

secara pribadi saya berani mengatakan. Matched third party content / Klaim Pihak Ketiga sama sekali tidak menggangu atau membuat akun Youtube anda bermasalah .
Disaat anda mengupload video dalam tanda kutip bukan konten anda ( TV,Video Music read ).
lalu muncul pemberitahuan Matched third party content / Klaim Pihak Ketiga, Nah dalam tahap ini Anda tidak perlu takut,khawatir bahkan bunuh diri hehe. Klaim pihak ketiga adalah aturan yang di tetapkan oleh pemilik konten ( pemilik konten asli yang Anda upload ) .

Untuk Matched third party content / Klaim Pihak Ketiga di bagi dalam 3 kebijakan:

  • Block in all Countries = video di blokir di semua negara
  • Monetize in all Countries = menguangkan video
  • Track in all Countries = melacak aktifitas video/ konten

Block in all Countries 
Setingan yang di lakukan oleh pemilik konten agar videonya tidak di upload oleh pengguna lain. Biasnya ini setingan klaim yang dimana pemilik konten hanya ingin kontennya ada di dalam channelnya . ketika Anda mengupload konten yang di seting "Block in all Countries  " maka otomatis akan muncul pemberitahuan bahwa video itu tidak di ijinkan tayang di seluruh dunia.Maka tugas Anda adalah hapus video tersebut lalu cek status account Anda. Maka semua akan kembali normal.

Monetize in all Countries 
Setingan klaim yang menginjinkan konten tersebut di upload oleh  pengguna lain di youtube tapi dengan catatan sang pemilik bisa menguangkan kontennya.


Track in all Countries
Kebijakan untuk melacak konten agar bisa dilihat perkembangan kontennya di youtube seperti apa.


Dari 3 kebijakan diatas saya rasa Anda sudah bisa menarik kesimpulan.
satu pertanyaan lagi sempat masuk ke inbox saya yang isinya seperti ini " Halo mas, saya upload video,setelah itu saya kena klaim pihak ketiga, tapi beberapa menit kemudian saya mendapatkan strike dalam akun youtube .
Saya kembali menanyakan kepadanya " video apa emang yang di upload mas ,video dari TV ya ?". Orang inipun menjawab " iya dari Tv mas, nggak ada notif apa - apa eh malah langsung kena strike. padahal audio/videonya sudah saya edit"

Ini pertanyaan yang bagus.
Hal semacam ini terjadi akibat beberapa hal. Di bawah ini beberapa hal  dari sudut pandang pribadi kenapa Anda bisa di strike padahal status video sebelumnya  sudah menjadi "Matched third party content"

1. Mengedit/menggunakan  konten dengan tidak wajar
Untuk menjaga agar tidak terdeteksi klaim pihak ketiga biasanya para uploader unik ( saya bilang unik ya, bukan nakal )  mengedit  audio dengan cara menaik turunkan vokal dan iringan musik.  Ini adalah kesalahan. Para pemiliki konten yang telah memilih klaim pihak ketiga akan terusik dengan tindakan tersebut. kenapa bisa terusik ? karena karya mereka telah di modifikasi dengan tidak wajar. Maka tidak lama pemilik konten mengubah kebijakan di video anda menjadi "Takedown"

2. Mendispute / mensengketakan konten
Ini masuk hal kedua sering banyaknya strike di youtube. Para uploader unik ini merasa memiliki hak konten tersebut karena mereka sudah  mengedit,memberi sedikit sentuhan efek, memberi watermark"
halo... ini adalah tindakan salah . walaupun kamu telah mengedit konten itu ,bukan berarti konten itu adalah milikmu. Maka dengan itu para pemilik konten asli menstrike kamu.


Itulah faktor utama kenapa sering terjadi strike padahal status sebelumnya Matched third party content / Klaim Pihak Ketiga di Youtube. Semua hal yang Saya tulis diatas berdasarkan fakta sebagai pengguna premium account. 2 hal diatas juga menjadi alasan terkuat saya ketika ingin menstrike.

Semoga tulisan ini bermanfaat dan semoga tulisan ini tidak di salah gunakan oleh penjual ebook youtube yang modal copy paste.
Salam Youtube Indonesia

sumber :

http://evanvibration.blogspot.com/2014/02/mengenai-matched-third-party-content.html
ADSENSE HERE!

No comments:

Post a Comment

Copyright © SHIDIQ Blog"S. All rights reserved. Template by CB. Theme Framework: Responsive Design